Tampilkan postingan dengan label perkembangan kognitif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perkembangan kognitif. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Januari 2012

Otak Manusia Terus Berkembang, Bahkan Setelah Umur 20 Tahun


Sebuah penelitian dan penyelidikan yang dilakukan oleh para ilmuwan di University of Alberta, Kanada selama beberapa tahun menunjukkan bahwa otak tetap berkembang sepanjang masa hidup manusia, dan juga beregenerasi.
Penemuan tersebut dapat dilakukan karena teknologi pencitraan medis yang semakin hari, semakin baik. Mungkin saja setengah abad dari sekarang, teknik-teknik lain dapat mengungkapkan segala sesuatu yang perlu kita ketahui tentang otak.
Rincian studi terbaru tentang perkembangan otak ini dipublikasikan dalam paper yang diterbitkan dalam edisi terbaru Journal of Neuroscience, seperti yang dilaporan PsychCentral. Penelitian ini melibatkan 103 subjek tes yang sehat, berusia 5-32 tahun.
Ahli UA menggunakan magnetic resonance imaging (MRI) untuk melihat pola aktivitas otak para uji subyek. Para peserta diuji dua kali, dan total scan berjumlah 221 scan.
Ini adalah studi jangka panjang pertama, menggunakan jenis pencitraan untuk melihat kabel otak dan menunjukkan bahwa di dalam materi putih pada otak mengalami perubahan struktural yang terjadi selama masa dewasa muda. 
Materi putih adalah kabel dari otak; menghubungkan berbagai daerah untuk memfasilitasi kemampuan kognitif. Jadi, koneksi akan semakin kuat seiring bertambahnya usia di masa dewasa muda.
Temuan yang paling luar biasa adalah bahwa daerah-daerah di lobus frontal otak terus berkembang setelah usia 20. Wilayah ini bertanggung jawab untuk mendasari fungsi kognitif yang lebih kompleks, seperti perhatian, dan inhibisi perilaku.
Dan yang paling menarik adalah banyak penyakit jiwa dan gangguan lainnya muncul selama masa remaja, sehingga muncul beberapa pemikiran yang beranggapan jika saluran tertentu mulai merosot terlalu cepat, bukanlah penyebab penyakit jiwa, tetapi mungkin hal ini menjadi salah satu faktor yang membuat seseorang lebih rentan untuk mengembangkan gangguan jiwa.

Rabu, 25 Januari 2012

10 Makanan Bikin Otak Cerdas Pintar

Ingin anak Anda menjadi cerdas dan cemerlang di sekolah? Cobalah untuk memperhatikan dengan jeli pemenuhan kebutuhan gizi dan nutrisi mereka setiap hari. Dalam penyajian menu makan sehari-hari, sebaiknya anda masukkan 10 jenis makanan terbaik berikut ini. Makanan yang dijuluki "Brain Food" ini diyakini dapat merangsang pertumbuhan sel-sel otak, memperbaiki fungsinya, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi berpikir anak-anak.
  1. Salmon. Ikan berlemak seperti salmon merupakan sumber terbaik asam lemak omega-3 yaitu DHA and EPA. DHA dan EPA ini penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Riset terbaru juga menunjukkan bahwa orang yang memperoleh asupan asam lemak lebih banyak memiliki pikiran lebih tajam dan mencatat hasil memuaskan dalam uji kemampuan. Menurut para ahli walaupun ikan tuna mengandung asam omega-3, namun sekaya omega-3 kandungan ikan salmon.
  2. Telur. Telur dikenal sebagai sumber penting protein yang relatif murah dan harganya cukup terjangkau. Bagian kuning telur ternyata padat akan kandungan kolin, suatu zat yang dapat membantu perkembangan memori atau daya ingat. 
  3. Selai kacang. Kacang tanah (peanut) dan selai kacang merupakan salah satu sumber vitamin E. Vitamin ini merupakan antioksidan yang dapat melindungi membran-membran sel saraf. Bersama thiamin, vitamin E membantu otak dan sistem saraf dalam penggunaan glukosa untuk kebutuhan energi.
  4. Gandum murni. Otak membutuhkan suplai atau sediaan glukosa dari tubuh yang sifatnya konstan. Gandum murni memiliki kemampuan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Serat yang terkandung dalam gandum murni dapat membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Gandum juga mengandung vitamin B yang berfungsi memelihara kesehatan sistem saraf.
  5. Oat/Oatmeal. Oat merupakan salah satu jenis sereal paling populer di kalangan anak-anak dan kaya akan nutrisi penting bagi otak. Oat dapat menyediakan energi atau bahan bakar untuk otak yang sangat dibutuhkan anak-anak mengawali aktivitasnya di pagi hari. Kaya akan kandungan serat, oat akan menjaga otak anak terpenuhi kebutuhannya di sepanjang pagi. Oat juga merupakan sumber vitamin E, vitamin B, potassium dan seng yang akan membuat tubuh dan otak berfungsi pada kapasitas maksimal.
  6. Berry. Strawberry, cherry, blueberry dan blackberry. Secara umum, semakin kuat warnanya, semakin banyak nutrisi yang dikandungnya. Berry mengandung antioksidan kadar tinggi, khususnya vitamin C, yang berfaedah mencegah kanker. Beberapa riset menunjukkan mereka yang mendapatkan ekstrak blueberry dan strawberry mengalami perbaikan dalam fungsi daya ingatnya. Biji dari buah berri ini ternyata juga kaya akan asam lemak omega-3.
  7. Kacang-kacangan. Kacang adalah makanan spesial sebab makanan ini memiliki energi yang berasal dari protein serta karbohidrat kompleks. Selain itu, kacang kaya akan kandungan serat, vitamin dan mineral. Kacang juga makanan yang baik untuk otak karena mereka dapat mempertahankan energi dan kemampuan berpikir anak-anak pada puncaknya pada sore hari jika dikonsumsi saat makan siang. Menurut hasil penelitian, kacang merah dan kacang pinto mengandung lebih banyak asal lemak omega 3 daripada jenis kacang lainnya -- khususnya ALA - jenis asal omega-3 yang penting bagi pertumbuhan dan fungsi otak.
  8. Sayuran berwarna. Tomat, ubi jalar merah, labu, wortel, bayam adalah sayuran yang kaya nutrisi dan sumber antioksidan yang akan membuat sel-sel otak kuat dan sehat.
  9. Susu dan Yogurt. Makanan yang berasal dari produk susu mengandung protein dan vitamin B tinggi. Dua jenis nutrisi ini penting bagi pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter dan enzim. Susu dan yogurt juga bisa membuat perut kenyang karena kandungan protein dan karbohidratnya sekaligus menjadi sumber energi bagi otak. Penelitian terbaru mengindikasikan bahwa anak-anak dan remaja membutuhkan lebih banyak vitamin D bahkan 10 kali dari dosis yang direkomendasikan. Vitamin D adalah vitamin yang juga penting bagi sistem saraf otot dan siklus hidup sel-sel manusia secara keseluruhan.
  10. Daging sapi tanpa lemak. Zat besi adalah jenis mineral esensial yang akan membantu anak-anak tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolag. Daging sapi tanpa lemak adalah salah atu sumber makanan yang mengandung banyak zat besi. Dengan hanya mengonsumsi 1 ons per hari, maka tubuh Anda akan terbantu dalam penyerapan zat besi darai sumber lainnya. Daging sapi juga mengandung mineral seng yang dapat membantu memelihara daya ingat .
Khsusus bagi yang vegetarian, Anda dapat memanfaatkan kacang hitam dan burger kedelai sebagai pilihan. Kacang-kacangan adalah adalah sumber penting zat besi nonheme -- tipe zat besi yang membutuhkan vitamin C untuk di serap oleh tubuh. Mengkonsumsi tomat , jus jeruk, strawberry dan kacang-kacangan juga dapat dipilih sebagai upaya mencukupi kebutuhan zat besi.

Dimodifikasi dari sumber: sripoku.com

10 Artikel Paling Sering Dibaca