Tampilkan postingan dengan label virus influenza. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label virus influenza. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Januari 2012

Tanda dan Gejala Penyakit Influenza

Pengertian Penyakit Influenza

Influenza merupakan suatu penyakit infeksi akut saluran pernapasan yang ditandai oleh demam, gigil, sakit otot, sakit kepala dan sering disertai pilek, sakit tenggorokan dan batuk non produktif. Lama sakit berlangsung antara 2-7 hari dan biasanya sembuh sendiri. Pada saat ini dikenal 3 tipe virus influenza yakni A, B, C. Ketiga tipe ini dapat dibedakan dengan complement fixation test. Tipe A merupakan virus penyebab influenza yang bersifat epidemik. Tipe B biasanya hanya menyebabkan penyakit yang lebih ringan daripada tipe A dan kadang-kadang saja sampai mengakibatkan epidemik. Tipe C adalah tipe yang diragukan patogenitasnya untuk manusia mungkin hanya menyebabkan gangguan ringan saja (Nelwan, 2006). 



Tanda dan Gejala Penyakit Influenza

Gejala influenza dapat dimulai dengan cepat, satu sampai dua hari setelah infeksi. Biasanya gejala pertama adalah menggigil atau perasaan dingin, namun demam juga sering terjadi pada awal infeksi, dengan temperatur tubuh berkisar 38-39 °C (kurang lebih 100-103 °F). Banyak orang merasa begitu sakit sehingga mereka tidak dapat bangun dari tempati tidur selama beberapa hari, dengan rasa sakit dan nyeri sekujur tubuh, yang terasa lebih berat pada daerah punggung dan kaki. Gejala influenza dapat meliputi: 
  • Demam dan perasaan dingin yang ekstrem (menggigil, gemetar)
  • Batuk
  • Sumbatan hidung
  • Nyeri tubuh, terutama sendi dan tenggorok
  • Kelelahan
  • Nyeri kepala
  • Iritasi mata, mata berair
  • Mata merah, kulit merah (terutama wajah), serta kemerahan pada mulut, tenggorok, dan hidung
  • Pada anak, gejala gastrointestinal seperti diare dan nyeri abdomen, (dapat menjadi parah pada anak dengan influenza B)
Bagaimana Proses Timbulnya Penyakit Influenza?
Transmisi virus influenza lewat partikel udara dan lokalisasinya di traktus respiratorius. Penularan bergantung pada ukuran partikel (droplet) yang membawa virus tersebut masuk ke dalam saluran nafas. Pada dosis infeksius 10 virus/droplet 50% orang-orang terserang dosis ini akan menderita influenza. Virus akan melekat pada sel epitel di hidung dan bronkus. Setelah virus berhasil menerobos masuk ke dalam sel, dalam beberapa jam sudah mengalami replikasi. Partikel-partikel virus baru ini kemudian menggabungkan diri dekat permukaan sel, dan langsung dapat meninggalkan sel untuk pindah ke sel lain. Virus influenza dapat mengakibatkan demam tapi tidak sehebat efek pirogen lipopoli-sakarida kuman Gram negatif (Nelwan, 2006).
Tulisan ini dikirim via email oleh sdr. Armala Serotinus.

Sabtu, 14 Januari 2012

Jenis Makanan Pencegah Influenza

Akhir-akhir hujan semakin sering. Yah... Di negeri kita saat ini telah memasuki musim penghujan. Di musim hujan ini banyak penyakit yang bisa muncul. Salah satu yang paling sering diderita adalah flu dan demam. Jangan sampai penyakit-penyakit di musim hujan ini mengenai anda dan keluarga. Ingat... Mencegah lebih baik dari mengobati. Salah satu upaya untuk mencegah sakit demam influenza yaitu dengan cara meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut ini terdapat jenis-jenis makanan yang dapat mencegah penyakit influenza dan direkomendasikan oleh Profesor Suki Hertz, seorang pakar gizi di Culinary Institute of America. Jenis-jenis makanan berikut ini sangat dianjurkan untuk dikonsumsi ketika sarapan agar kekebalan tubuh meningkat.

Apa saja jenis makanan pencegah influenza tersebut? Mari kita simak uraian berikut ini.
  1. JERUK. Jeruk mengandung vitamin C dan mengandung antioksidan yang kuat tapi rendah kalori. Antioksidan berfungsi untuk membuang radikal bebas yang ada di dalam tubuh. Dengan bersihnya tubuh dari partikel bebas tersebut, maka daya tubuh kita menjadi lebih baik.
  2. TELUR. Kuning telur merupakan sumber mineral yang sangat mendukung sistem kekebalan tubuh. Putih telur memiliki kandungan protein hewani yang sangat tinggi. Protein merupakan bahan dasar dari tubuh untuk membuat zat kekebalan tubuh (yang dikenal dengan Imunoglobulin). Mengkonsumsi telur, baik bagian kuningnya atau putihnya sangat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Untuk memberikan sistem kekebalan tubuh yang baik, gabungan antara telur panggang (di Palembang ada telur yang dipanggang disebut lenggang), bayam dan tomat mungkin bisa dicoba. 
  3. TAHU. Tahu merupakan sumber protein nabati yang lengkap. Olahan dari kedelai ini juga merupakan sumber kalsium dan asam lemak omega-3. Semua kandungan yang ada dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. 
  4. PEPAYA. Pepaya memiliki kandungan zat anti-inflamasi atau anti radang. Pepaya juga merupakan sumber yang sangat kaya dengan vitamin C. Pepaya mengandung beta karoten, sebuah phytonutrisi yang dapat dirubah menjadi vitamin A dalam tubuh Anda dan menjaga mata dan kelembaban kulit. 
  5. KIWI. Kiwi mengandung antara 90-110 mg vitamin C. Buah ini mengandung mineral yang penting untuk meningkatkan kekuatan otot dan saraf. Kiwi sangat baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh karena mengandung flavonoid dan karotenoid sebagai antioksidan yang membantu kesehatan sistem pernafasan dan sistem jantung.
Baca Artikel Terkait:

Kamis, 12 Januari 2012

Saat Influenza Menyerang (Common Cold)

ahHH Choo -___-"

Cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini membuat banyak orang gampang terserang common cold alias pilek. Penyakit yang disebabkan oleh Rinovirus ini sedikit-banyak membuat aktivitas penderitanya terganggu. Selain menimbulkan efek tidak nyaman, pilek juga mudah sekali menular dari satu penderita ke penderita lain.

Musim hujan telah tiba. Nah, kalau sudah begini, biasanya kita gampang sekali terkena penyakit seperti flu atau pilek. Agar terhindar dari penyakit ini, cara paling ampuh adalah beristirahat. Istirahat yang cukup berguna untuk memperkuat sistem imun sehingga penderita kembali sehat. "Jadi, sebenarnya sistem imun tubuhpun bisa melawan virus ini”.

Penderita pilek bisa mengandalkan masker selama beraktivitas di luar rumah. Jika dibutuhkan, konsumsi suplemen untuk memperkuat sistem imun. Obat-obat simptomatik juga bisa dikonsumsi untuk mengurangi gejala pilek yang mengganggu. Obat jenis ini berguna untuk menghilangkan gejala pilek, namun tidak menghilangkan penyebab utamanya. Misalnya, obat demam, painkiller, dan obat flu yang beredar di pasaran.
Zat besi adalah satu di antara banyak mineral yang dapat memperpendek durasi pilek. Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung mineral ini selama musim penghujan. Asupan zat besi dalam tubuh bisa diperbanyak dengan mengkonsumsi kacang-kacangan, gandum, ikan, dan sayuran. Batasi juga asupan alkohol dan kafein yang bisa merangsang kita untuk sering buang air kecil yang menyebabkan banyak zat besi terbuang.
Namun, jika kondisi badan tidak juga membaik, baiknya segera konsultasi ke dokter atau minum obat. Obat yang dibutuhnya penderita pilek tergantung gejala yang menjangkitinya. Kalau pilek disertai dengan demam dan nyeri kepala, carilah obat yang mengandung penurun demam seperti paracetamol. Jangan berikan obat parasetamol dan penghilang rasa nyeri lainnya secara bersamaan, karena akan menyebabkan terjadinya overdosis analgetik.
Penanganan akan lain jika pilek diiringi hidung mampet. Hal ini bisa dengan meminum obat-obatan yang mengandung pseudoefedrin. Namun, jika pilek disertai dengan batuk, terlebih dahulu harus dilihat jenis batuknya, apakah berdahak atau tidak. Jika batuknya berdahak, maka carilah obat yang mengandung pengencer dahak. Sebaliknya, jika pilek disertai batuk kering, carilah obat yang mengandung penekan batuk.
Namun jika pilek berlanjut sebaiknya penderita harus segera ke dokter kalau gejala di atas tidak juga membaik dalam dua minggu. Apalagi kalau sudah disertai sesak napas atau demam tinggi.

Artikel Terkait:
Jenis Makanan Pencegah Influenza.

Kata Kunci Pencarian: Rabies, artikel influenza, influenza flu, influenza virus, virus influenza, influensa, avian influenza, virus h1n1, swine influenza, penyakit influenza, penyebab influenza, gejala influenza, cara mengatasi influenza, pencegahan influenza, avian influenza pdf

10 Artikel Paling Sering Dibaca