Rabu, 18 Januari 2012

Efek Samping Suntik Putih



Apakah Efek Samping Suntik Putih? - Walaupun vitamin C yang merupakan bahan dasar dari suntik putih yang dapat larut dalam air dan juga apabila asupannya berlebihan bisa dikeluarkan secara otomatis melalui urin namun vitamin C juga mempunyai efek samping bila dikonsumsi dengan dosis yang tidak tepat. Balita tidak boleh mengkonsumsi lebih dari 400 mg karena bisa diare. Orang dewasa tidak boleh mengkonsumsi lebih dari 2000 mg sehari karena selain bisa menyebabkan penyakit maag juga bisa mengganggu kerja ginjal.
Efek samping suntik putih yang ditakutkan adalah terjadinya batu ginjal. Pada seseorang yang mempunyai keturunan penyakit ini, vitamin C yang berlebih bisa mengendap menjadi kristal apalagi bila orang tersebut kurang minum air putih tiap harinya. Gejala yang dirasakan pada pengidap batu ginjal adalah rasa pegal dan sakit di daerah pinggang. Bila timbul gejala ini setelah penyuntikan vitamin C maka harus segera dihentikan pemberian vitamin C.
Sebaiknya juga seseorang yang terbukti mempunyai keturunan penyakit batu ginjal tidak melakukan penyuntikan vitamin C. Pengidap maag juga harus hati-hati, karena vitamin C yang bersifat asam maka sebaiknya konsumsi vitamin C dianjurkan untuk makan terlebih dahulu untuk menghindari rasa perih di daerah lambung. Banyak manfaat yang bisa diambil bila mengkonsumsi vitamin C, tapi yang harus perlu diingat bahwa mengkonsumsi vitamin C bukan merupakan terapi utama tetapi merupakan terapi penunjang.
Harus berhati-hati mengkonsumsi vitamin C bila mempunyai riwayat penyakit maag dan batu ginjal karena bisa memperberat penyakit akibat efek samping suntik putih ini. Sebetulnya yang paling berbahaya adalah apabila ada penolakan dari tubuh sewaktu dilakukan penyuntikan, maka bisa menyebabkan kematian seketika. Oleh karena itu sebelum melakukan suntik putih ada baiknya berkunsultasi terlebih dahulu kepada dokter yang berkompeten dan jangan terlalu berlebihan menggunakan suntik pemutih.

Bahaya Suntik Putih Dengan Vitamin C Jadi Ketagihan Seperti Pecandu Narkoba

Konon, dengan suntik Vitamin C bukan saja membuat badan jadi segar dan sehat, tapi juga membuat kulit si pemakai menjadi mulus. Lebih dari itu, produk ini juga diklaim bisa membuat pemakainya awet muda. Iklan yang menggoda, promosi dari mulut ke mulut, membuat banyak wanita tergoda untuk mencoba. Apalagi, dari segi harga relative jauh lebih murah ketimbang melakukan tindakan operasi. Promosi hanya dengan uang beberapa ratus ribu, bisa tampil cantik dan awet muda, memang sungguh menggoda. Bisa jadi ini juga sebabnya belakangan makin banyak klinik kecantikan yang juga menyediakan layanan suntik Vitamin C. Lebih yakin lagi, karena sejumlah klinik itu juga menyediakan dokter untuk berkonsultasi.
Konsumen hendaknya berpikir panjang dan jangan terbuai dengan iming-iming tidak ada efek sampingan. ada banyak efek sampingan dari suntikan Vitamin C yang dilakukan terus menerus, di antaranya, batu ginjal, batu empedu, penipisan tulang, pengeroposan, dll. Lebih mengerikan lagi, ternyata ada efek ketagihan yang dialami konsumen. Kalau tidak disuntik, si pasien merasa badannya lemas. Ada kasus, pasien yang merasa harus terus mendapat suntikan itu. Padahal dia sudah menjadi langsing, kulitnya sudah putih, tapi tetap merasa ‘butuh’ dan harus mendapat suntikan itu.
“No injection Vitamin C at all”, sekalipun demi kecantikan, demi kosmetik, tidak boleh! Tapi di Indonesia seolah didiamkan saja”
Vitamin C injection itu mengubah metabolisme obat. Misalnya, disuntikkan vitamin C dan E, nah, vitamin E tidak bisa keluar dari tubuh selama 4 minggu karena adanya vitamin C yang disuntik secara bersamaan. Dan Vitamin C dosis tinggi bisa juga untuk aborsi. Remaja-remaja yang suka mengkonsumsi Vitamin C dosis tinggi, mensnya tidak teratur dan sedikit, hanya 1 sampai 3 hari. Mereka ini kemungkinannya pada umur 35-36 tahun akan mengalami menopause dini.
Memang, Vitamin C bermanfaat untuk tubuh asalkan dikonsumsi dengan dosis yang disarankan. Di Amerika misalnya, dosis yang disarankan adalah 50-90 mg, sedang di Indonesia antara 50-70 mg. Jadi bila kita mengkonsumsi 100 mg, cukup. Atau sebenarnya Vitamin C cukup didapat dari makanan yang alami, seperti mengkonsumsi 1 buah jeruk/hari, itu setara dengan 50 mg Vitamin C. Bandingkan jika suntik Vitamin C di mana sekali suntik 4.000 mg akan masuk ke tubuh kita, berarti sungguh jauh dari dosis normal yang disarankan.
Mengkonsumsi 500 mg, buat apa? Itu kan megadosis, kita tidak butuh itu. Memang benar Vitamin C secara positif, baik untuk menghilangkan kerutan, tapi tidak perlu dengan angka (dosis) setinggi itu. 
Kembali ke masalah Vitamin C injection. Konsumen hendaknya berpikir panjang jika ada tawaran-tawaran menggiurkan seperti suntik Vitamin C bisa menghilangkan kerutan, melangsingkan, atau bahkan membuat kulit mulus dan putih secara cepat (instant). Memang itu semua bisa didapat, langsing dan putih, dengan cepat hal ini karena Vitamin C menghambat pembentukan pigmen pada kulit. Tapi efeknya tanggung sendiri. Karena tidak ada sesuatu yang didapat secara instant tanpa efek. Jika terlalu sering endapan Vitamin C di dalam tubuh memungkinkan adanya kristalisasi.
Jadi saran saya, perpikir panjanglah sebelum melakukan, dari pada menyesal di kemudian hari.

Sumber: Tabloid Nakita.

Selasa, 17 Januari 2012

8 Fakta Tentang Kemandulan

Pernahkah pasangan anda menjelek-jelekan wanita lain di depan anda? Jika iya, berarti pasangan anda sedang dalam masa subur. Wanita yang sedang dalam masa subur cenderung melakukan hal tersebut. Masa’ sih?

Dalam pernikahan, ada hubungan yang erat antara seks, kesuburan dan kehamilan. Isu tentang kesuburan alat reproduksi adalah hal yang penting. Banyak pertanyaan yang masuk ke meja redaksi dari para pembaca yang menanyakan mengapa pasangan mereka belum juga hamil.
Tenang, anda tidak sendirian. Menurut catatan Fertilityfact, setidaknya ada 90 juta pasangan di dunia ini yang sedang berusaha untuk memiliki anak. Sulitnya memiliki momongan tersebut sampai-sampai menimbulkan stress yang mendalam pada pasangan-pasangan tersebut. Bahkan dari daftar penyebab stress, stress karena tidak subur atau mandul adalah penyebab kedua terbanyak setelah stress karena kematian.
Umumnya, pasangan butuh 5-6 bulan untuk bisa hamil. Namun pada beberapa pasangan bisa lebih cepat dari itu. Namun pasangan tidak bisa sembarang menyebut diri mereka tidak subur. Dikutip dari Discovery,seseorang bisa disebut memiliki tanda-tanda tidak subur jika ia dan pasangannya tidak hamil setelah satu tahun berhubungan seks dengan frekeuensi normal tanpa kontrasepsi apapun, atau disebut infertilitas atau mengalami kemandulan.
Pada wanita, kemandulan atau ketidaksuburan bisa disebabkan oleh disfungsi hormon, tersumbatnya saluran telur, endometriosis, kista, atau kualitas dan pergerakan sperma yang kurang baik. Setidaknya 40% faktor ketidaksuburan disebabkan oleh wanita sedangkan 40% lain oleh sebab pria, dan sisa 20% karena keduanya.


Berikut beberapa 8 fakta penting tentang kemandulan pada pria dan wanita yang dikutip dari berbagai sumber:Wanita yang sedang dalam masa subur biasanya bersikap lebih tajam terhadap wanita lain. Pada saat ovulasi (sekitar hari ke-12 sampai 21 siklus menstruasi) perasaan ingin bersaing dengan wanita lain semakin tinggi. Pada masa ovulasi, wanita sering memberikan komentar yang buruk ketika dimintai pendapat tentang wanita lain.
  1. Peneliti di New York University membuktikan penggunaan laptop dapat menyebabkan kemandulan pada pria. Penggunaan laptop yang cukup lama menyebabkan suhu testis meningkat sehingga menyebabkan kurang baiknya kualitas sperma.
  2. Kesuburan pada wanita Asia menurun. Pada periode 1965-1970 rata-rata wanita Asia memiliki 6 orang anak. Sedangkan saat ini rata-rata hanya 1,8 anak.
  3. Pilihan alat kontrasepsi mempegaruhi kesuburan. Pemilihan alat suntik dan pil sangat mempengaruhi kesuburan wanita. Alat kontrasepsi suntik memiliki efek yang lebih lama walaupun sudah tidak digunakan. Setelah penggunaan terakhir, wanita harus menunggu hingga 6 bulan sampai setahun hingga siklusnya normal kembali. Sedangkan pengguna pil bisa lebih cepat kembali normal. Setelah berhenti menggunakan pil siklus kesuburan bisa langsung kembali seperti semula. Namun pada beberapa kasus, siklus bisa kembali benar-benar normal setelah 2-3 bulan. Sebelum memilih alat kontrasepsi, sebaiknya konsultasikan dulu berbagai efek pemakaian dan pasca pemakaian dari masing-masing jenis alat.
  4. Posisi seks tidak mempunyai pengaruh yang siginifikan dalam pembuahan. Tidak ada penelitian yang benar-benar bisa membuktikan salah satu posisi seks membuat pasangan memiliki kesempatan hamil lebih besar. Beberapa posisi memang bisa memaksimalkan kesempatan karena bisa membuat pria penetrasi lebih dalam. Namun posisi tersebut berbeda-beda tergantung kondisi tubuh wanita. Begitu terjadi ejakulasi, sperma langsung berenang menuju rahim. Jadi, tidur dengan kaki di atas setelah berhubungan seks juga tidak memiliki efek yang signifikan untuk membantu pembuahan. Demikian Discovery, Selasa (6/12/2005.
  5. Berat badan mempengaruhi kesuburan. Sebuah penelitian mengatakan 12% masalah ketidaksuburan disebabkan oleh masalah berat badan. Terlalu kurus atau terlalu gemuk sangat mempengaruhi kesuburan bagi wanita. Terlalu kurus bisa membuat siklus haid wanita tidak teratur. Sebab dibutuhkan 22% lemak tubuh untuk pembuahan dan kepentingan reproduksi lainnya. Sebaliknya terlalu gemuk juga tidak berakibat baik untuk kesuburan karena keseimbangan hormon terganggu. Tapi jangan khawatir, 70% wanita kelebihan/kekurangan berat badan tadi langsung hamil ketika mereka mencapai massa tubuh yang ideal. Massa tubuh atau Body Mass Index (BMI) yang normal adalah 19-25. Cara menghitungnya adalah berat tubuh (kg) dibagi tinggi badan (meter) dikali tinggi badan (meter).
  6. Berat badan tak hanya sekedar mempengaruhi kesuburan tapi juga kehamilan. Wanita yang mengalami kelebihan berat badan berisiko mengalami tekanan darah tinggi dan diabetes semasa hamil. Sedangkan wanita yang memiliki berat badan di bawah standar bisa melahirkan bayi yang juga memiliki berat badan rendah. So, mulai lah diet sehat dan olahraga.
  7. Usia mempengaruhi kesuburan. Pada wanita usia kesuburan berlangsung lebih cepat. Puncak kesuburan ada pada rentang usia 20-29 tahun. Pada usia ini wanita memiliki kesempatan 95% untuk hamil. Pada usia 30-an prosentasenya menurun hingga 90%. Sedangkan memasuki usia 40, kesempatan hamil berkurang hingga menjadi 40%. Setelah usia 40 wanita hanya punya maksimal 10% kesempatan untuk hamil. Pada Pria, penurunan kesuburan juga terjadi seiring berjalannya usia. Kesuburan pria akan menurun di usia 40 tahun ke atas. Hanya 8% pria usia sekitar 25 tahun yang gagal menghamili pasangannya. Sedangkan pada usia 35 tahun, jumlah pria yang gagal membuahi wanita meningkat hingga 15%. Menurut peneliti dari Bristol and Brunel University, selain karena faktor fisik, dorongan dan frekuensi untuk berhubungan seksual mulai berkurang sejalan dengan usia.
  8. Pilihan makanan juga turut mempengaruhi kesuburan. Wanita yang minum empat gelas kopi per hari memiliki risiko tidak subur lebih besar. Sebabnya, kafein mengurangi kandungan darah dalam hormon prolactin. Rendahnya hormon prolactin berhubungan dengan semakin rendahnya tingkat kesuburan.

Seperti prinsip umum, kesuburan adalah masalah keseimbangan. Jika hormon ini kadarnya terlalu tinggi juga tak baik. Tingginya kadar hormon prolactin yang bisa disebabkan oleh konsumsi alkohol berlebihan, dapat mengganggu siklus haid.

Diet untuk meningkatkan kesuburan sama dengan diet lain pada umumnya. Intinya, makan makanan rendah lemak, cukup protein, memperbanyak buah, dan sayur. Kurangi juga konsumsi makanan olahan seperti keju, daging olahan dan makanan beku. Supaya badan tetap sehat hindari kopi, alkohol, dan rokok. Pastikan juga untuk berolahraga secara teratur, menghindari stress, dan memilih waktu pembuahan yang. tepat sesuai dengan siklus bulanan. (detikhot).

Rumus Menghitung Berat Badan Ideal

Senin, 16 Januari 2012

Tehnik Jitu Agar Hamil

Terdapat beberapa hal penting yang membuat pasangan suami isteri mudah untuk memperoleh keturunan. Yang pertama adalah pasangan tersebut keduanya memiliki organ reproduksi yang sama-sama sehat dan cocok satu sama lain. Yang kedua adalah intensitas dan jadwal melakukan hubungan seksual. Yang ketiga adalah tehnik dalam berhubungan seksual.

1. Organ Reproduksi.
Pasangan suami isteri harus memperhatikan organ utama yang satu ini. Kesehatan organ reproduksi sangat mempengaruhi setiap pasangan agar mudah memperoleh keturunan. Untuk perempuan, idealnya mempunyai organ rahim yang tidak ada gangguan. Untuk itu maka perlu dilakukan pemeriksaan lengkap, meliputi adakah kelainan organik, ada keputihan atau tidak, bagaimana posisi rahim, saluran indung telur baik (paten) atau tidak, apakah ovarium dapat bekerja dengan baik atau tidak, ada atau tidaknya kista, mioma, haid teratur atau tidak, adakah perdarahan selain haid, adakah benjolan yang tidak normal di sekitar genitalia, dan gangguan-gangguan lainnya, baik gangguan berupa kelainan bentuk (patologi) ataupun kelainan-kelainan fungsi (patofisiologi). Adanya salah satu dari gangguan itu yang diderita oleh seorang perempuan mungkin menjadi penyebab sulitnya memperoleh kehamilan. 
Juga perlu diperiksa apakah ada kelainan fungsi organ-organ reproduksi lainnya seperti gangguan hormonal atau adakah infeksi TORCH, yang keduanya dapat diketahui dengan pemeriksaan laboratorium. 
Bagi laki-laki, idealnya dilakukan pemeriksaan analisis kuantitas dan kualitas sperma. Untuk menentukan apakah sperma yang diproduksi mampu membuahi sel telur pasangannya atau tidak. 
Dari hasil pemeriksaan anda dan pasangan anda, harus dapat dipastikan bahwa anda dan pasangan dalam kondisi sehat.

2. Intensitas dan Jadwal Berhubungan Seksual.
Setelah pemeriksaan yang lengkap, Anda dan pasangan telah dinyatakan sehat, maka yang berikutnya perlu diatur intensitas dan jadwal berhubungan seksual. Melakukan hubungan seksual sesering mungkin tidak akan mempercepat terjadinya kehamilan. Bahkan dengan hubungan seksual yang sering akan menurunkan kemungkinan untuk hamil. Hal ini akibat kuantitas dan kualitas air mani (sperma) yang akan menurun. Sperma akan menurun konsentrasinya di dalam cairan sperma (atau sering dikenal dengan  mani encer). Lalu sel sperma masih belum matang sehingga tidak mampu untuk menembus dinding dari ovum (sel telur). 
Kapan berhubungan? Sebaiknya konsultasikan dengan bidan, perawat atau dokter kapan sebaiknya melakukan hubungan. Hubungan sebaiknya dilakukan saat waktu ovulasi tiba. Ovulasi adalah saat keluarnya sel telur istri Anda, hal ini dihitung berdasarkan siklus menstruasi istri anda. Sebaiknya Anda tidak berhubungan dahulu dengan istri Anda beberapa hari sebelum waktu ovulasi, agar air mani Anda memiliki konsentrasi sperma yang tinggi.

Pada waktu yang telah dijadwalkan, lakukan hubungan seksual dengan pasangan Anda. Sebenarnya tidak ada tehnik khusus untuk mempercepat terjadinya kehamilan, hanya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar air mani tidak terlalu cepat keluar dari vagina. Usahakan lakukan hubungan seksual dengan posisi wanita berada di bawah untuk menampung air mani. Setelah berhubungan, pasangan Anda jangan langsung bangkit, tetaplah berbaring selama 15-30 menit dengan posisi pinggul diangkat ke atas dan diganjal bantal atau kaki diangkat ke atas bersandar ke dinding.


Bila hal-hal tersebut di atas anda dan pasangan coba lakukan, sambil berdoa kepada Tuhan YME, maka mudah-mudahan anda dan pasangan akan cepat memperoleh keturunan.

Artikel Terkait:



Sumber: http://www.f-buzz.com/2008/07/25/tehnik-jitu-agar-istri-cepat-hamil/

10 Artikel Paling Sering Dibaca